Apa itu Fungsi Obat Hima dan Efek Samping Segitiga Hima


Fungsi Obat Hima dan Efek Samping Segitiga Hima

Fungsi Obat Hima dan Efek Samping Segitiga Hima

Apa itu Obat Hima yaitu merupakan golongan obat keras yang dikenal sebagai obat Daftar G (Gevaarlijk = berbahaya), karena apabila disalahgunakan dapat membahayakan tubuh hingga meracuni tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian. Untuk memperoleh jenis yang tergolong daftar G pun harus dengan resep dokter.

Penyalahgunaan jenis obat keras ini di kalangan anak-anak muda usia remaja maupun masyarakat, sering diistilahkan dengan obat segitiga hima atau obat anjing gila maupun obat Yesus.

 

Fungsi Obat Hima

Didalam dunia medis kegunaan golongan obat keras banyak kegunaanya, salah satunya obat Psikotropika dimana dapat mengubah fungsi otak dan menghasilkan perubahan suasana hati, pikiran, kesadaran, emosi, dan perilaku.

Dengan daya adiksi atau ketagihan tersebut berguna untuk pengobatan, misalnya flunitrazepam, pentobarbital, buprenorsina, lumibal, dan lainnya. Oleh karena itu psikotropika hanya boleh digunakan untuk kepentingan medis karena efeknya yang bisa menimbulkan adiksi atau ketagihan.

Namun penyalahgunaan fungsi obat hima pun banyak disalahgunakan, diantaranya dipakai untuk melakukan tindak kriminal, seperti pelaku begal motor (perampasan kendaraan bermotor) dengan tujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, karena obat tersebut dapat mempengaruhi saraf yang mengubah perilaku menjadi berani dan tak kenal takut.

 

Efek Samping Obat Hima Segitiga

Beberapa efek jika mengkonsumsi obat daftar G yang disalahgunakan / digunakan secara berlebihan tanpa resep dokter, akan memiliki bahaya dan efek yang buruk bagi tubuh, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan otak dan kelumpuhan saraf.

Efek samping yang lainnya termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, sistem saraf pusat, kelainan darah, berat badan naik, obesitas, sembelit, retensi urine, resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, hipertensi, dyslipidemia (tidak normalnya jumlah lipid dalam darah), hipersalivasi (produksi air liur berlebih), luka di tenggorokan, hidung tersumbat, mual, enuresis nocturnal (mengompol di malam hari), dan juga masih banyak efek samping lain.

Menyalahgunakan obat keras bisa dikenai sanksi dan hukuman sesuai dengan perundang-undangan di Indonesia. Berdasarkan Pasal 59 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika,

“Barangsiapa yang menggunakan, memproduksi, mengedarkan, mengimpor, memiliki, menyimpan, membawa psikotropika golongan I dengan tidak semestinya akan dipidana 4-15 tahun penjara dan denda Rp150.000.000-Rp750.000.000.”

Hindari penyalahgunaan psikotropika tanpa resep dari dokter agar terhindar dari efek samping berbahaya dan tindak pidana.

loading...


Apa itu Fungsi Obat Hima dan Efek Samping Segitiga Hima

manfaat obat bidaxiam, kalmethason, nospirinal, samcodin kegunaan, selkom c, rampahoni harga, novapyron obat untuk sakit apa, samcodin obat apa, efek samping samcodin, obat nasonex